Jumlah Penduduk Kota Medan Menurut Kecamatan dan Jenis Kelamin (Jiwa), 2024
Diagram ini menunjukkan jumlah penduduk Kota Medan pada tahun 2024, diurutkan berdasarkan kecamatan dan jenis kelamin, yaitu laki-laki serta perempuan. Secara keseluruhan, terlihat bahwa jumlah penduduk perempuan di hampir semua kecamatan sedikit lebih banyak dibandingkan laki-laki. Ini menunjukkan bahwa komposisi penduduk cenderung seimbang, tetapi tetap didominasi oleh wanita di sebagian besar daerah.
Kecamatan yang memiliki jumlah penduduk paling banyak adalah Medan Deli dan Medan Marelan, dengan total penduduk hampir mencapai angka 190.000 hingga 200.000 orang. Di kedua kecamatan itu, jumlah wanita lebih banyak dibandingkan pria. Selain itu, Medan Helvetia dan Medan Sunggal juga menunjukkan angka populasi yang cukup tinggi, berkisar antara 150.000 hingga 170.000 jiwa. Tingginya jumlah penduduk di kecamatan-kecamatan tersebut menunjukkan bahwa wilayah tersebut merupakan kawasan padat penduduk, kemungkinan dipengaruhi oleh faktor urbanisasi dan aktivitas ekonomi.
Sebaliknya, kecamatan yang memiliki jumlah penduduk lebih sedikit adalah Medan Baru, Medan Polonia, dan Medan Maimun. Jumlah penduduk di wilayah tersebut berkisar antara 30.000 sampai 60.000 orang. Perbedaan ini tergolong besar jika dibandingkan dengan kecamatan yang paling padat, yang menunjukkan adanya ketimpangan dalam penyebaran penduduk di berbagai wilayah Kota Medan. Faktor seperti luas wilayah, fungsi kawasan (misalnya pusat bisnis atau area perkantoran), serta tingkat hunian dapat menyebabkan perbedaan tersebut.
Secara umum, diagram ini menunjukkan bahwa jumlah penduduk di Kota Medan pada tahun 2024 tersebar dengan tidak merata di antaranya, dimana beberapa area tertentu memiliki jumlah penduduk yang lebih besar. Selain itu, jumlah perempuan yang sedikit namun tetap konsisten di hampir semua kecamatan menjadi ciri demografis yang menarik. Data ini sangat penting sebagai acuan dalam merencanakan pembangunan, khususnya dalam menyediakan fasilitas publik, layanan kesehatan, dan infrastruktur yang sesuai dengan tingkat padatnya penduduk serta ciri khas warga di setiap kecamatan.
Komentar
Posting Komentar